Pemain-pemain Yang Jadi Pilihan Dan Dibuang Mourinho

Liga Inggris – Jose Mourinho ditunjuk sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur setelah Mauricio Pochettino dipecat secara tiba-tiba. Kedatangan Mourinho ke Tottenham Hotspur Stadium jelas bakal mengubah banyak hal.

Pemecatan Pochettino bisa dibilang sangat mengejutkan, khususnya setelah keberhasilan The Lilywhites mencapai final Liga Champions enam bulan silam. Sayangnya, performa buruk awal musim ini tidak bisa menyalamatkan karier Pochettino.

Pemilihan Mourinho juga sama mengejutkannya sama seperti pemecatan Pochettino. Pernah menangani Chelsea dan Manchester United, kini Mourinho kembali ke Premier League dan meneken kontrak sampai tahun 2023.

Mourinho jelas akan mengubah banyak hal, The Lilywhites mungkin bakal berubah drastis dua atau tiga tahun ke depan. Skuad yang sekarang sudah cukup baik, namun Mourinho memang dikenal sebagai pelatih yang doyan mengutak-atik formasi.

Oleh karena itu itu, jelas ada pemain-pemain Tottenham yang jadi pemenang dan pecundang dari kedatangan Mourinho ini. Siapa saja pemain pemenang dan pecundang menurut Jose Mourinho seperti dalam laporan yang dirilis oleh Info Sepakbola Terkini.

Dibuang :

  • Hugo Lloris
    Hugo Lloris sudah beberapa kali berkata siap meninggalkan Tottenham Hotspur Stadium jika Pochettino pergi. Saat ini, sang kapten sedang mengalami cedera dan sulit membuktikan diri pada Mourinho.
  • Erik Lamela
    Erik Lamela Bakal sudah dijual sejak beberapa waktu jika tidak ada Pochettino. Sekarang Lamela kehilangan tempatnya di skuad Tottenham Hotspur.
  • Christian Eriksen
    Mungkin tidak terlalu peduli dengan kehadiran Jose Mourinho, Christian Eriksen memang ingin hengkang dari klub. Mourinho mengaku tidak pernah senang mempertahankan pemain yang tidak ingin bertahan.

Pilihan :

  • Toby Alderweireld
    Pemenang besar, Mourinho adalah sosok yang kagum dengan Toby Alderweireld. Bek berkebangsaan Belgia ini mungkin bakal jadi salah satu andalan Mourinho, bahkan disodori kontrak baru.
  • Son Heung-Min
    Salah satu pemain yang paling loyal pada Mauricio Pochettino. The Lilywhites tidak punya banyak penyerang sayap, Mourinho jelas akan mengandalkan Son. Mourinho sendiri pernah mengaku kagum terhadap kemampuan pemain Korea Selatan ini.
  • Harry Kane
    Harry Kane jelas beruntung, Mourinho mungkin akan memberikan posisi kapten kepadanya dan membangun tim di sekitarnya. Kane sebenarnya masih yakin dengan Pochettino, tapi perubahan ini memang penting. Mourinho paham betul cara memaksimalkan potensi striker seperti Kane.

Cetak Gol, Son Heung-min Sedih saat Selebrasi Gol

Liga Inggris – Pemain Tottenham Hotspur, Son Heung-min, menunjukkan ekspresi wajah yang ‘tidak biasa’ setelah berhasil mencetak gol ke gawang Crvena Zvezda.

Son Heung-min menjadi pemain Tottenham Hotspur yang paling mencuri perhatian dalam pertandingan melawan Crvena Zvezda dalam pertandingan lanjutan Liga Champions di Stadion Rajko Mitic, Kamis (7 November 2019).

Pasalnya, Son Heung-min berhasil mempersembahkan dua dari empat gol kemenangan The Lilywhites. Son Heung-min berhasil merobek gawang Crvena Zvezda pada menit ke-57 dan 61′.

Namun, bukan karena aksinya saja yang membuat pemain asal Korea Selatan itu menjadi bintang dalam pertandingan dinihari tadi. Namun juga sikap yang ditunjukkan Son selepas mencetak gol pertamanya untuk The Lilywhites.

Bukannya melakukan selebrasi bahagia, Son justru menunjukkan sikap yang tidak biasa dengan pesepak bola umumnya yang berhasil mencetak gol. Pada awalnya, Son tampak tersenyum bersama rekan-rekannya untuk merayakan golnya.

Namun setelah itu, mantan pemain Bayer Leverkusen ini menatap kamera sambil menunjukkan gestur meminta maaf yang terlihat sedih. Saat ditanya usai pertandingan, Son menjelaskan maksud selebrasinya tersebut.

“Beberapa hari terakhir ini merupakan hari yang sangat berat untuk saya. Saya ingin meminta maaf atas insiden dan situasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, saya sangat menyesal,” ujar Son Heung-min.

Permintaan maaf Son ini terkait dengan tindakannya yang sudah membuat cedera Andre Gomes dalam pertandingan Tottenham Hotspur melawan Everton pada Minggu (3 November 2019). Saat itu Son melakukan tekel yang membuat Gomes hilang keseimbangan dan berakibat Gomes bertabrakan dengan bek The Lilywhites, Serge Aurier. Insiden tersebut membuat ankle Andre Gomes mengalami dislokasi dan sang pemain langsung dilarikan ke rumah sakit.

Son Heung-Min Menangis Atas Tekelnya ke Andre Gomes

Liga Inggris – Striker Tottenham Hotspur, Son Heung-Min sangat menyesal setelah melakukan tekel horor pada gelandang Everton, Andre Gomes. Bahkan pemain berkebangsaan Korea Selatan itu tak berhenti menangis sepanjang pertandingan.

Son Heung-Min terlihat sangat menyesal karena tekelnya diyakini menyebebkan Gomes mengalami cedera parah, yaitu patah kaki, pada menit ke-79. Gara-gara tekelnya tersebut, Son diusir keluar karena kartu merah oleh wasit Martin Atkinson.

Son awalnya akan mendapatkan kartu kuning setelah menekel Andre Gomes dari belakang. Saat terjatuh, Gomes bertubrukan dengan Serge Aurier, yang diduga memperparah efek cederanya. Saat melihat cedera Gomes parah, Son akhirnya menerima kartu merah dari wasit, dengan bantuan VAR.

Son terlihat sangat sedih ketika meyaksikan akibat tekel yang dia lakukan kepada Andre Gomes. Dia bahkan terlihat harus ditenangkan oleh beberapa pemain Tottenham Hotspur dan Everton lainnya.

Gomes kemudian dibawa keluar lapangan oleh tim medis The Toffees setelah menerima perawatan beberapa menit. Beberapa pemain Everton, termasuk kapten Seamus Coleman yang pernah mengalami patah kaki, berbicara dan berusaha memenangkan Gomes. Mantan gelandang Valencia dan Barcelona tersebut kemudian dibawa ke ambulans dan dilarikan ke rumah sakit.

Seperti dilansir dalam Portal Info Sepakbola Indonesia, rekan setim Son di Tottenham Hotspur, Dele Alli, mengatakan bahwa mantan pemain Bayer Leverkusen itu terlihat “hancur” karena menyesal, di ruang ganti. Son Heung-Min juga sudah meminta maaf kepada Gomes atas kejadian tersebut.

Dele Alli mengatakan Son Heung-Min benar-benar sangat menyesal dengan apa yang terjadi. “Son terlihat sangat putus asa dan menangis. Ini bukan salahnya. Son adalah salah satu pria paling baik yang pernah kalian tahu. Dia bahkan tidak berani mengangkat kepalanya, dia terus menangis” kata Dele Alli.