Manchester City Akan Terus Pepet Liverpool

Liga Inggris – Kemenangan atas Burnley kembali menumbuhkan kepercayaan diri dari para pemain Manchester City. Gelandang The Citizens, Rodri menegaskan timnya tidak akan menyerah untuk mengejar Liverpool sampai akhir.

Manchester City kembali ke jalur kemenangan setelah diimbangi Newcastle United 2 – 2 di akhir pekan lalu. Tadi malam (3 Desember 2019), The Citizens bangkit dengan mempermalukan Burnley dengan skor 4 – 1 di Turf Moor dalam lanjutan Liga Inggris.

Kemenangan ini sementara memangkas selisih poin antara City dengan Liverpool di puncak klasemen. Pasukan Josep Guardiola itu mendulang 32 poin, berjarak delapan poin dari Liverpool yang baru akan bertanding melawan Everton pada malam ini (4 Desember 2019) dini hari WIB.

Rodri mengakui bahwa Manchester City memang membutuhkan kemenangan melawan Burnley. Rival sekota Manchester United ini diharamkan untuk membuang-buang angka lagi di sisa musim.

“Kami masih memiliki setiap peluang untuk mempertahankan gelar juara kami,” ucap Rodri dilansir Info Sepakbola Terkini. “Sampai hitung-hitungan matematika menyatakan tim lain yang menang, kami akan melakukan apa yang kami bisa, berjuang sampai akhir.”

“Kita akan melihat versi terbaik Manchester City sekarang, Manchester City sebagai juara bertahan” sambung pemain Spanyol itu.

“Kami akan bermain habis-habisan karena kami memerlukan kemenangan untuk kepercayaan diri. Itu adalah pertandingan penting. Kami sedang melakukan usaha terbaik, tapi memang terkadang Anda tidak menang.”

“Bagaimanapun kompetisi masih panjang, tapi seperti yang saya katakan tadi bahwa ini adalah pertandingan penting untuk kami.”

Candaan Bernada Rasis Membuat Bernardo Silva Diskors Satu Pertandingan

Liga Inggris – FA atau Federasi sepak bola Inggris baru saja melayangkan hukuman untuk gelandang sayap Manchester City, Bernardo Silva terkait guyonan rasis yang dia berikan kepada rekan satu timnya, Benjamin Mendy.

Pada bulan September kemarin Bernardo melalui akun Twitter miliknya memposting gambar Mendy yang disandingkan dengan karakter Conguitos, sebuah merk cokelat dari Spanyol dan Portugal.

Mendy kemudian menanggapi cuitan rekan satu timnya tersebut dengan emoticon tertawa. Akan tetapi untuk beberapa netizen, beranggapan bahwa guyonan Bernardo itu menjurus ke arah rasisme.

Hanya berselang beberapa menit usai foto tersebut diunggah, Bernardo lantas menghapusnya seraya menuliskan, “Kini bercanda dengan teman pun tidak bisa. Kalian sungguh keterlaluan.”

Setelah itu FA mulai menggelar penyelidikan terhadap kasus ini dan mereka pun resmi mengeluarkan keputusan hukuman kepada bekas pemain AS Monaco hari Rabu (13 November 2019).

Melalui laman resmi FA, mereka menyatakan jika Bernardo mendapatkan skors satu pertandingan ditambah dengan denda sebesar 50 ribu poundsterling serta kewajiban menjalani pendidikan tatap muka.

“Tidak sedikit orang yang merasa tersinggung oleh konten itu. Si pemain sendiri tak punya maksud menjadikan unggahan itu untuk menghina atau bentuk rasis apa pun. Sangat jelas jika tweet itu dimaksudkan tak lebih dari candaan antara sahabat dekat,”

“Akan tetapi ini bukan komunikasi antar dua kawan. Postingan ini berada di media sosial yang disebar kepada 600 ribu pengikut dari pesepakbola profesional terkenal dan dihormati,”

Sebenarnya Bernardo Silva sempat berada di bawah ancaman larangan bertanding enam kali karena cuitan itu. Akan tetapi pengakuan yang dilakukan Bernardo, tindakan kooperatif serta catatan bersih di masa lalu menjadikan sanksi Bernardo pun dikurangi jadi satu partai saja.