Tak Terima Dengan Komentar Zidane, Liverpudlian Bereaksi Di Media Sosial

Liga Champions – Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane, baru saja melontarkan sebuah gurauan yang diyakini tidak bisa diterima supporter Liverpool. Dan benar saja, para Liverpudlian langsung melontarkan reaksi di media sosial.

Pada tahun 2018 silam, Real Madrid pernah dipertemukan dengan Liverpool di babak final Liga Champions. Mereka, yang saat itu dikomandoi oleh Zinedine Zidane sebelum mundur dari jabatannya, menang dengan skor 3-1.

Kedua kesebelasan tersebut tidak bertatap muka di musim lalu. Namun ada kemungkinan bahwa Real Madrid dan Liverpool akan kembali beradu kekuatan pada babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Liverpool, yang menempati puncak klasemen Grup E, masuk ke pot 1 dalam undian babak 16 besar. Sementara Real Madrid harus pasrah berada di pot dua karena hanya finis di peringkat kedua klasemen Grup A.

Usai menghadapi Club Brugge di laga pamungkas fase grup hari Kamis (12 Desember 2019) tadi, Zidane menjalani sesi wawancara bersama awak media. Pria berkebangsaan Prancis tersebut lantas ditanya soal tim mana yang ingin ia temui di 16 besar.

“Jika kami bertemu dengan Liverpool, saya yakin kami bisa menyingkirkan mereka,” ungkap Zidane singkat sembari tersenyum, seperti yang dikutip dari Portal Berita Sepakbola Terkini.

Pernyataan itu sendiri dianggap sebuah gurauan oleh sebagian besar publik. Namun supporter Liverpool sepertinya tidak bisa santai menanggapi gurauan Zidane, dan memberikan reaksi keras melalui media sosial.

Sebagian besar dari para supporter Liverpool memberikan tanggapan melalui media sosial Twitter. Dengan lantang, Liverpudlian mengharapkan Mohamed Salah dan rekan-rekannya berduel melawan Real Madrid.

Manchester City Akan Terus Pepet Liverpool

Liga Inggris – Kemenangan atas Burnley kembali menumbuhkan kepercayaan diri dari para pemain Manchester City. Gelandang The Citizens, Rodri menegaskan timnya tidak akan menyerah untuk mengejar Liverpool sampai akhir.

Manchester City kembali ke jalur kemenangan setelah diimbangi Newcastle United 2 – 2 di akhir pekan lalu. Tadi malam (3 Desember 2019), The Citizens bangkit dengan mempermalukan Burnley dengan skor 4 – 1 di Turf Moor dalam lanjutan Liga Inggris.

Kemenangan ini sementara memangkas selisih poin antara City dengan Liverpool di puncak klasemen. Pasukan Josep Guardiola itu mendulang 32 poin, berjarak delapan poin dari Liverpool yang baru akan bertanding melawan Everton pada malam ini (4 Desember 2019) dini hari WIB.

Rodri mengakui bahwa Manchester City memang membutuhkan kemenangan melawan Burnley. Rival sekota Manchester United ini diharamkan untuk membuang-buang angka lagi di sisa musim.

“Kami masih memiliki setiap peluang untuk mempertahankan gelar juara kami,” ucap Rodri dilansir Info Sepakbola Terkini. “Sampai hitung-hitungan matematika menyatakan tim lain yang menang, kami akan melakukan apa yang kami bisa, berjuang sampai akhir.”

“Kita akan melihat versi terbaik Manchester City sekarang, Manchester City sebagai juara bertahan” sambung pemain Spanyol itu.

“Kami akan bermain habis-habisan karena kami memerlukan kemenangan untuk kepercayaan diri. Itu adalah pertandingan penting. Kami sedang melakukan usaha terbaik, tapi memang terkadang Anda tidak menang.”

“Bagaimanapun kompetisi masih panjang, tapi seperti yang saya katakan tadi bahwa ini adalah pertandingan penting untuk kami.”

Erling Braut Haaland Yakin Kalahkan Liverpool

Liga Champions – Sebuah optimisme didengungkan oleh Erling Braut Haaland. Striker Red Bull Salzburg ini ingin timnya mendepak Liverpool dari fase grup Liga Champions.

Persaingan di grup E Liga Champions saat ini tengah berlangsung sengit. Tiga kesebelasan, yakni Liveerpool, Napoli dan Red Bull Salzburg masih belum memastikan diri lolos ke babak selanjutnya.

Dalam pertandingan terakhir grup E, Liverpool yang berstatus sebagai juara grup sementara akan berduel melawan Red Bull Salzburg yang berada di peringkat tiga. Jika Liverpool kalah di pertandingan ini, maka Red Bull Salzburg akan dipastikan lolos ke babak 16 besar, karena unggul selisih gol.

Haaland sendiri berharap Red Bull Salzburg bisa mengalahkan Liverpool dalam pertandingan terakhir nanti. “Liverpool adalah tim terbaik di dunia dan mereka adalah juara bertahan Liga Champions,” ujar Erling Braut Haaland dalam Info Sepakbola Terbaru.

Haaland mengakui bahwa Liverpool merupakan lawan yang sangat sulit untuk ditaklukkan. Namun dia optimis bahwa bermain di kandang sendiri akan memperbesar peluang Red Bull Salzburg lolos ke babak 16 besar.

“Kami tahu bahwa kami bermain dengan baik di stadion milik kami. Jika kami bermain di performa terbaik kami, kami yakin bisa mengalahkan Liverpool memiliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya.”

Berkat golnya ke gawang FC Genk dini hari tadi, Haaland menjadi striker muda pertama yang berhasil mencetak lima gol secara berturut-turut di fase grup Liga Champions. Haaland sendiri mengakui tidak terlalu mementingkan rekornya karena ia fokus untuk kepentingan timnya.

“Itu adalah sebuah prestasi yang cukup bagus, namun saya tidak terlalu mempedulikan rekor. Yang paling penting bagi saya adalah tim saya bisa menang dan kami terus menang.” Erling Braut Haaland menandaskan.

Musim ini Erling Braut Haaland menjadi bomber yang menakutkan bagi Red Bull Salzburg. Pemain berkebangsaan Norwegia tercatat sudah mengoleksi 27 gol dan menyumbangkan 7 assist bagi Red Bull Salzburg.

Pemain-pemain Yang Jadi Pilihan Dan Dibuang Mourinho

Liga Inggris – Jose Mourinho ditunjuk sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur setelah Mauricio Pochettino dipecat secara tiba-tiba. Kedatangan Mourinho ke Tottenham Hotspur Stadium jelas bakal mengubah banyak hal.

Pemecatan Pochettino bisa dibilang sangat mengejutkan, khususnya setelah keberhasilan The Lilywhites mencapai final Liga Champions enam bulan silam. Sayangnya, performa buruk awal musim ini tidak bisa menyalamatkan karier Pochettino.

Pemilihan Mourinho juga sama mengejutkannya sama seperti pemecatan Pochettino. Pernah menangani Chelsea dan Manchester United, kini Mourinho kembali ke Premier League dan meneken kontrak sampai tahun 2023.

Mourinho jelas akan mengubah banyak hal, The Lilywhites mungkin bakal berubah drastis dua atau tiga tahun ke depan. Skuad yang sekarang sudah cukup baik, namun Mourinho memang dikenal sebagai pelatih yang doyan mengutak-atik formasi.

Oleh karena itu itu, jelas ada pemain-pemain Tottenham yang jadi pemenang dan pecundang dari kedatangan Mourinho ini. Siapa saja pemain pemenang dan pecundang menurut Jose Mourinho seperti dalam laporan yang dirilis oleh Info Sepakbola Terkini.

Dibuang :

  • Hugo Lloris
    Hugo Lloris sudah beberapa kali berkata siap meninggalkan Tottenham Hotspur Stadium jika Pochettino pergi. Saat ini, sang kapten sedang mengalami cedera dan sulit membuktikan diri pada Mourinho.
  • Erik Lamela
    Erik Lamela Bakal sudah dijual sejak beberapa waktu jika tidak ada Pochettino. Sekarang Lamela kehilangan tempatnya di skuad Tottenham Hotspur.
  • Christian Eriksen
    Mungkin tidak terlalu peduli dengan kehadiran Jose Mourinho, Christian Eriksen memang ingin hengkang dari klub. Mourinho mengaku tidak pernah senang mempertahankan pemain yang tidak ingin bertahan.

Pilihan :

  • Toby Alderweireld
    Pemenang besar, Mourinho adalah sosok yang kagum dengan Toby Alderweireld. Bek berkebangsaan Belgia ini mungkin bakal jadi salah satu andalan Mourinho, bahkan disodori kontrak baru.
  • Son Heung-Min
    Salah satu pemain yang paling loyal pada Mauricio Pochettino. The Lilywhites tidak punya banyak penyerang sayap, Mourinho jelas akan mengandalkan Son. Mourinho sendiri pernah mengaku kagum terhadap kemampuan pemain Korea Selatan ini.
  • Harry Kane
    Harry Kane jelas beruntung, Mourinho mungkin akan memberikan posisi kapten kepadanya dan membangun tim di sekitarnya. Kane sebenarnya masih yakin dengan Pochettino, tapi perubahan ini memang penting. Mourinho paham betul cara memaksimalkan potensi striker seperti Kane.

Candaan Bernada Rasis Membuat Bernardo Silva Diskors Satu Pertandingan

Liga Inggris – FA atau Federasi sepak bola Inggris baru saja melayangkan hukuman untuk gelandang sayap Manchester City, Bernardo Silva terkait guyonan rasis yang dia berikan kepada rekan satu timnya, Benjamin Mendy.

Pada bulan September kemarin Bernardo melalui akun Twitter miliknya memposting gambar Mendy yang disandingkan dengan karakter Conguitos, sebuah merk cokelat dari Spanyol dan Portugal.

Mendy kemudian menanggapi cuitan rekan satu timnya tersebut dengan emoticon tertawa. Akan tetapi untuk beberapa netizen, beranggapan bahwa guyonan Bernardo itu menjurus ke arah rasisme.

Hanya berselang beberapa menit usai foto tersebut diunggah, Bernardo lantas menghapusnya seraya menuliskan, “Kini bercanda dengan teman pun tidak bisa. Kalian sungguh keterlaluan.”

Setelah itu FA mulai menggelar penyelidikan terhadap kasus ini dan mereka pun resmi mengeluarkan keputusan hukuman kepada bekas pemain AS Monaco hari Rabu (13 November 2019).

Melalui laman resmi FA, mereka menyatakan jika Bernardo mendapatkan skors satu pertandingan ditambah dengan denda sebesar 50 ribu poundsterling serta kewajiban menjalani pendidikan tatap muka.

“Tidak sedikit orang yang merasa tersinggung oleh konten itu. Si pemain sendiri tak punya maksud menjadikan unggahan itu untuk menghina atau bentuk rasis apa pun. Sangat jelas jika tweet itu dimaksudkan tak lebih dari candaan antara sahabat dekat,”

“Akan tetapi ini bukan komunikasi antar dua kawan. Postingan ini berada di media sosial yang disebar kepada 600 ribu pengikut dari pesepakbola profesional terkenal dan dihormati,”

Sebenarnya Bernardo Silva sempat berada di bawah ancaman larangan bertanding enam kali karena cuitan itu. Akan tetapi pengakuan yang dilakukan Bernardo, tindakan kooperatif serta catatan bersih di masa lalu menjadikan sanksi Bernardo pun dikurangi jadi satu partai saja.

Cetak Gol, Son Heung-min Sedih saat Selebrasi Gol

Liga Inggris – Pemain Tottenham Hotspur, Son Heung-min, menunjukkan ekspresi wajah yang ‘tidak biasa’ setelah berhasil mencetak gol ke gawang Crvena Zvezda.

Son Heung-min menjadi pemain Tottenham Hotspur yang paling mencuri perhatian dalam pertandingan melawan Crvena Zvezda dalam pertandingan lanjutan Liga Champions di Stadion Rajko Mitic, Kamis (7 November 2019).

Pasalnya, Son Heung-min berhasil mempersembahkan dua dari empat gol kemenangan The Lilywhites. Son Heung-min berhasil merobek gawang Crvena Zvezda pada menit ke-57 dan 61′.

Namun, bukan karena aksinya saja yang membuat pemain asal Korea Selatan itu menjadi bintang dalam pertandingan dinihari tadi. Namun juga sikap yang ditunjukkan Son selepas mencetak gol pertamanya untuk The Lilywhites.

Bukannya melakukan selebrasi bahagia, Son justru menunjukkan sikap yang tidak biasa dengan pesepak bola umumnya yang berhasil mencetak gol. Pada awalnya, Son tampak tersenyum bersama rekan-rekannya untuk merayakan golnya.

Namun setelah itu, mantan pemain Bayer Leverkusen ini menatap kamera sambil menunjukkan gestur meminta maaf yang terlihat sedih. Saat ditanya usai pertandingan, Son menjelaskan maksud selebrasinya tersebut.

“Beberapa hari terakhir ini merupakan hari yang sangat berat untuk saya. Saya ingin meminta maaf atas insiden dan situasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, saya sangat menyesal,” ujar Son Heung-min.

Permintaan maaf Son ini terkait dengan tindakannya yang sudah membuat cedera Andre Gomes dalam pertandingan Tottenham Hotspur melawan Everton pada Minggu (3 November 2019). Saat itu Son melakukan tekel yang membuat Gomes hilang keseimbangan dan berakibat Gomes bertabrakan dengan bek The Lilywhites, Serge Aurier. Insiden tersebut membuat ankle Andre Gomes mengalami dislokasi dan sang pemain langsung dilarikan ke rumah sakit.

Son Heung-Min Menangis Atas Tekelnya ke Andre Gomes

Liga Inggris – Striker Tottenham Hotspur, Son Heung-Min sangat menyesal setelah melakukan tekel horor pada gelandang Everton, Andre Gomes. Bahkan pemain berkebangsaan Korea Selatan itu tak berhenti menangis sepanjang pertandingan.

Son Heung-Min terlihat sangat menyesal karena tekelnya diyakini menyebebkan Gomes mengalami cedera parah, yaitu patah kaki, pada menit ke-79. Gara-gara tekelnya tersebut, Son diusir keluar karena kartu merah oleh wasit Martin Atkinson.

Son awalnya akan mendapatkan kartu kuning setelah menekel Andre Gomes dari belakang. Saat terjatuh, Gomes bertubrukan dengan Serge Aurier, yang diduga memperparah efek cederanya. Saat melihat cedera Gomes parah, Son akhirnya menerima kartu merah dari wasit, dengan bantuan VAR.

Son terlihat sangat sedih ketika meyaksikan akibat tekel yang dia lakukan kepada Andre Gomes. Dia bahkan terlihat harus ditenangkan oleh beberapa pemain Tottenham Hotspur dan Everton lainnya.

Gomes kemudian dibawa keluar lapangan oleh tim medis The Toffees setelah menerima perawatan beberapa menit. Beberapa pemain Everton, termasuk kapten Seamus Coleman yang pernah mengalami patah kaki, berbicara dan berusaha memenangkan Gomes. Mantan gelandang Valencia dan Barcelona tersebut kemudian dibawa ke ambulans dan dilarikan ke rumah sakit.

Seperti dilansir dalam Portal Info Sepakbola Indonesia, rekan setim Son di Tottenham Hotspur, Dele Alli, mengatakan bahwa mantan pemain Bayer Leverkusen itu terlihat “hancur” karena menyesal, di ruang ganti. Son Heung-Min juga sudah meminta maaf kepada Gomes atas kejadian tersebut.

Dele Alli mengatakan Son Heung-Min benar-benar sangat menyesal dengan apa yang terjadi. “Son terlihat sangat putus asa dan menangis. Ini bukan salahnya. Son adalah salah satu pria paling baik yang pernah kalian tahu. Dia bahkan tidak berani mengangkat kepalanya, dia terus menangis” kata Dele Alli.

Skuat Sementara Timnas Jerman Untuk Piala Dunia 2018

Timnas Jerman sama seperti tim lain yang secara resmi menyampaikan informasi terkait skuat sementara yang dipersiapkan untuk pargelaran Piala Dunia 2018. Dari total 28 pemain yang dipanggil Joachim Loew, terdapat nama Marco Reus dan Manuel Neuer.

Masuknya nama Neuer terbilang sangat mengejutkan. Sebab, penjaga gawang berusia 32 tahun sepanjang musim ini mengalami cedera. Total sang kiper hanya bermain sebanyak tiga kali bersama Bayern Munchen, Neuer pun hingga saat ini belum sembuh 100 persen.

Pada posisi penjaga gawang, Loew memasukan nama lain seperti Brend Leno, Marc-Andre Ter Stegen dan Kevin Trapp. Tak berbeda dengan Neuer, Marco Reus juga kembali dipanggil ke timnas Jerman.

Reus juga banyak menderita cedera. Tapi, dia sudah sembuh di fase akhir musim 2017/18 bersama Borussia Dortmund. Reus pun berhasil menarik kepercayaan sang pelatih dengan tampil apik di sisa musim Bundesliga.

Berikut daftar skuat sementara Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2018:

Skuat Sementara Jerman

Jika membedah apa yang ada, tidak terdapat nama sang pahlawan Piala Dunia 2014, Mario Gotze. Pemain Dortmund memang tidak tampil apik pada musim ini. Tapi, Goetze merupakan pemain favorit Loew. Goetze adalah pahlawan penentu kemenangan Jerman di final Piala Dunia 2014 kontra Argentina.

Meski demikian, tetap saja Loew tidak memberikan kesempatan kepada sang pemain lantaran lebih mementingkan tim yang bersiap terbang ke Rusia pada bulan Juni mendatang. Adapun Jerman tergabung di Grup F Piala Dunia 2018, mereka akan bertarung memperebutkan satu tiket menuju ke babak 16 besar dengan Meksiko, Swedia, dan Korea Selatan.

Cahill Berharap Tembus Skuat Inggris Di Piala Dunia 2018

Palang pintu Chelsea Gary Cahill masih belum putus harapan untuk membela tim nasional Inggris di Piala Dunia 2018.

Bek berusia 32 tahun itu tidak diikutsertakan oleh pelatih Inggris Gareth Southgate ke dalam skuat terakhir saat jeda internasional Maret kemarin, yang mana The Three Lions menghadapi Belanda dan Italia.

Kapten Chelsea itu baru saja berhasil mengantarkan klubnya lolos ke babak final Piala FA usai menghantam Southampton dengan skor dua gol tanpa balas di Wembley, dan ia sangat yakin bisa mendapatkan kembali posisinya di level tim nasional usai mencatatkan empat performa beruntun bersama The Blues.

“Segalanya masih memungkinkan saat anda bermain, dan itulah kenapa saya merasa gembira untuk kembali bermain,” ujcar Cahill dikutip dari Sky Sports News. “Mari kita tunggu saja apa yang terjadi pada akhir musim.

“Kami [Chelsea] sudah sampai di babak final Piala FA, sementara Piala Dunia tak lama lagi akan bergulir. Mari kita tunggu dan melihat.”

Ia menambahkan: “Saya fit dan saya merasa siap untuk dimainkan. Saya tak merasa jika saya harus memberikan bukti apa pun. Saya sudah melakukannya, lagi dan lagi,” tegasnya.

Korea Selatan Siap Rilis Skuat Untuk Piala Dunia 2018

Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) akan merilis skuat yang dibawa tim nasional Korea Selatan dalam menghadapi pertarungan Piala Dunia 2018 pada 14 Mei 2018.

Pada kompetisi Piala Dunia 2018 Korea Selatan di bawah arahan manajer Shin Tae-yong bakal membawa setidaknya 23 pemain. Nantinya pemain-pemain itu bakal melakoni pemusatan latihan di Pusat Sepak Bola Nasional di Paju, Gyeonggi.

Manajer tim sekarang ini konon kabarnya memasuki tahap akhir pemilihan pemain. Beberapa waktu lalu dia menonton dua pertandingan di K-League 1 untuk memantau pemain, yaitu dalam pertandingan antara FC Seoul vs Daegu FC (21/4/2018) serta duel di K-League 2 mempertemukan Asan Mugunghwa FC kontra Seoul E-Land (22/4/2018).

Manajer berusia 49 tahun tersebut juga rencananya akan bertolak ke Jepang guna menyaksikan pertandingan J1-League antara Sagan Tosu versus Gamba Osaka. Ada sosok bek tengah, Jeong Seung-hyeon, yang kini memperkuat Sagan Tosu.

Usai mengonfirmasi skuat pada 14 Mei 2018, Korea Selasan dijadwalkan melakoni dua partai ujicoba sekaligus pemanasan jelang bertempur di Rusia.

Lawan yang bakal mereka lawan ialah Honduras, berlangsung pada 28 Mei 2018 di Daegu dan juga menghadapi Bosnia tiga hari kemudian di Jeonju.

Sesudahnya The Taeguk Warriors bakal bertolak ke Austria untuk kembali melakukan partai persahabatan, kali ini menghadapi Bolivia pada 7 Juni 2018 disusul melawan Senegal pada 11 Juni 2018.

Timnas Korea Selatan bakal terbang ke markas selama Piala Dunia Rusia 2018, yakni di St. Petersburg, pada 12 Juni 2018. Pada pesta bola empat tahunan itu Korea Selatan berada di Grup F bersama juara bertahan Jerman, Swedia, dan Meksiko.