Serie A Italia Harus Terbiasa Dengan Pemilik Asing

Pendapat itu datang dari salah seorang legenda AC Milan, Genaro Gattuso. Menurutnya, selama para investor asing datang dan membantu klub-klub Italia bisa lebih bersaing di Eropa, maka hal tersebut harus sangat diterima dengan tangan terbuka, dan Serie A juga harus terbiasa.

Serie A Italia Harus Terbiasa Dengan Pemilik Asing

Serie A Italia, dalam dua musim terakhir mulai didatangi sederet investor asing yang mengambil alih saham mayoritas dari sejumlah klub disana. Mengenai hal ini, Serie A Italia dinilai harus mulai terbiasa dengan kedatangan para investor dari luar Negeri.

Seperti diketahui, AS Roma yang belakangan secara konsisten finish sebagai runner up Serie A Italia telah diambil alih kepemilikannya oleh seorang investor asal Amerika Serikat. AC Milan juga belum lama sudah resmi dijual ke kelompok Investor asal tiongkok, menyusul rival sekotanya, Inter Milan yang lebih dulu telah menjalani kerja sama dengan Suning Group.

Kehadiran para Investor asing ini dipercaya akan menjadi kekuatan baru bagi sejumlah klub Italia, terutama dalam aktifitas mereka di bursa transfer untuk mendatangkan pemain-pemain berkualitas. Dan jika memang, kehadiran mereka itu tidak lain untuk meningkatkan kualitas klub-klub Italia dan menaikkan derajat Serie A itu sendiri, Legenda Milan, Genaro Gattuso, meminta agar kompetisi dan elemen-elemen di dalamnya terbiasa dengan kehadiran para investor asing.

“Ini adalah sebuah realita bahwa kami semua harus terbisa dengan mereka. Jika ini jadi satu-satunya cara untuk mengembalikan sepakbola kami ke level tertinggi di Eropa, saya senang dengan orang-orang Tiongkok, Kanada dan siapa pun yang datang untuk berinvestasi kepada klub-klub kami.” ujar Gattuso kepada Corriere di Bologna .

Lebih lanjut, Gattuso juga beranggapan bahwa klub-klub Italia harus mengikuti apa yang dilakukan Juventus selama ini, yang berhasil mendominasi Serie A selam enam musim terakhir secara beruntun.

“Hal terpenting adalah mengikuti jalur yang tepat. Itu diperlukan semacam passion , perencanaan dan organisasi. Apa yang Juve telah kerjakan patut diteladani sebagaimana mengikuti injil,” Tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *