Cahill Berharap Tembus Skuat Inggris Di Piala Dunia 2018

Palang pintu Chelsea Gary Cahill masih belum putus harapan untuk membela tim nasional Inggris di Piala Dunia 2018.

Bek berusia 32 tahun itu tidak diikutsertakan oleh pelatih Inggris Gareth Southgate ke dalam skuat terakhir saat jeda internasional Maret kemarin, yang mana The Three Lions menghadapi Belanda dan Italia.

Kapten Chelsea itu baru saja berhasil mengantarkan klubnya lolos ke babak final Piala FA usai menghantam Southampton dengan skor dua gol tanpa balas di Wembley, dan ia sangat yakin bisa mendapatkan kembali posisinya di level tim nasional usai mencatatkan empat performa beruntun bersama The Blues.

“Segalanya masih memungkinkan saat anda bermain, dan itulah kenapa saya merasa gembira untuk kembali bermain,” ujcar Cahill dikutip dari Sky Sports News. “Mari kita tunggu saja apa yang terjadi pada akhir musim.

“Kami [Chelsea] sudah sampai di babak final Piala FA, sementara Piala Dunia tak lama lagi akan bergulir. Mari kita tunggu dan melihat.”

Ia menambahkan: “Saya fit dan saya merasa siap untuk dimainkan. Saya tak merasa jika saya harus memberikan bukti apa pun. Saya sudah melakukannya, lagi dan lagi,” tegasnya.

Korea Selatan Siap Rilis Skuat Untuk Piala Dunia 2018

Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) akan merilis skuat yang dibawa tim nasional Korea Selatan dalam menghadapi pertarungan Piala Dunia 2018 pada 14 Mei 2018.

Pada kompetisi Piala Dunia 2018 Korea Selatan di bawah arahan manajer Shin Tae-yong bakal membawa setidaknya 23 pemain. Nantinya pemain-pemain itu bakal melakoni pemusatan latihan di Pusat Sepak Bola Nasional di Paju, Gyeonggi.

Manajer tim sekarang ini konon kabarnya memasuki tahap akhir pemilihan pemain. Beberapa waktu lalu dia menonton dua pertandingan di K-League 1 untuk memantau pemain, yaitu dalam pertandingan antara FC Seoul vs Daegu FC (21/4/2018) serta duel di K-League 2 mempertemukan Asan Mugunghwa FC kontra Seoul E-Land (22/4/2018).

Manajer berusia 49 tahun tersebut juga rencananya akan bertolak ke Jepang guna menyaksikan pertandingan J1-League antara Sagan Tosu versus Gamba Osaka. Ada sosok bek tengah, Jeong Seung-hyeon, yang kini memperkuat Sagan Tosu.

Usai mengonfirmasi skuat pada 14 Mei 2018, Korea Selasan dijadwalkan melakoni dua partai ujicoba sekaligus pemanasan jelang bertempur di Rusia.

Lawan yang bakal mereka lawan ialah Honduras, berlangsung pada 28 Mei 2018 di Daegu dan juga menghadapi Bosnia tiga hari kemudian di Jeonju.

Sesudahnya The Taeguk Warriors bakal bertolak ke Austria untuk kembali melakukan partai persahabatan, kali ini menghadapi Bolivia pada 7 Juni 2018 disusul melawan Senegal pada 11 Juni 2018.

Timnas Korea Selatan bakal terbang ke markas selama Piala Dunia Rusia 2018, yakni di St. Petersburg, pada 12 Juni 2018. Pada pesta bola empat tahunan itu Korea Selatan berada di Grup F bersama juara bertahan Jerman, Swedia, dan Meksiko.

Harapan Mohamed Salah Usai Raih Gelar Pemain Terbaik PFA

Penyerang sayap tumpuan Liverpool, Mohamed Salah, baru saja merengkuh gelar sebagai pemain terbaik musim 2017-2018 dari Professional Footballer’s Association (PFA) atas performa gemilangnya sepanjang musim 2017-2018 ini.

Sebagai informasi bila striker kelahiran Mesir tersebut berhasil mengalahkan lima calon kuat lainnya di antaranya adalah Kevin de Bruyne (Man City), Harry Kane (Tottenham Hotspur), Leroy Sane (Man City), David Silva (Man City), dan David de Gea (Man Utd).

Eks bintang AS Roma ini menjadi pesepakbola Mesir pertama yang memenangi gelar itu. Setelah meraihnya, dia mengungkapkan harapan terpendam.

“Semoga saja bukan saya satu-satunya pemain Mesir yang meraih penghargaan tersebut. Saya telah bekerja ekstra keras dansudah bekerja keras dan sangat bangga karenanya,” tutur Salah.

Bukannya tanpa alasan Salah mampu menyabet gelar itu. Winger yang pernah memperkuat Chelsea itu tampil ciamik sepanjang musim ini baik di kompetisi domestik ataupun internasional.

Usai berhasil meloloskan negaranya ke Piala Dunia 2018, ia membawa Liverpool mencapai babak empat besar Liga Champions. Secara keseluruhan 41 gol dia buat di berbagai kompetisi pada musim 2017-2018.

Peluang Prancis Juara Piala Dunia 2018 Terbuka Lebar

Mantan bintang Arsenal dan tim nasional Prancis, Robert Pires, angkat bicara tentang kans negaranya di turnamen Piala Dunia 2018 Rusia. Ia sendiri merasa cukup optimis jika Les Bleus bisa mengulang momen keemasan tahun 1998 ketika menjadi juara.

Pires berbicara soal peluang timnas Perancis pada pesta olahraga empat tahunan tersebut sesaat setelah konferensi pers Internasional Champions Cup 2018 di Art Science Museum, Singapura, Selasa (17/4/2018) WIB berakhir.

Pria dengan kemampuan free kick mematikan ketika masih aktif bermain itu menyebutkan bahwa Prancis merupakan salah satu tim unggulan juara Piala Dunia. Bersama dengan Australia, Peru dan Denmark di Grup C, Tim Ayam Jantan besar kesempatan lolos dari babak grup.

Prancis yang sekarang sudah berkembang menjadi kesatuan yang sangat kuat dengan berisikan para pemain muda berbakat serta pelatih hebat. “Bersama Jerman, Spanyol dan Brasil, kamip diperkuat pemain potensial dan juga manajer hebat,” ujar Pires.

Walau demikian Pires sulit memperkirakan seperti apa persisnya perjalanan Les Bleus di Rusia.

“Saya tak tahu bagaimana prosesnya nanti karena Piala Dunia 2018 ini bakal amat berat. Tetapi kesempatan Prancis dalam merengkuh trofi juara terbuka,” lanjutnya.

Pires menyarankan negaranya supaya bisa menyatukan kekuatan pemain muda dan pilar berpengalaman. Bersama manajer Didier Deschamps, timnas Prancis mendapatkan serentetan hasil positif dalam pertandingan ujicoba terakhir.

Setahun belakangan ini Hugo Lloris dan kolega sudah menundukkan mengalahkan Inggris, Belanda, Wales dan Rusia.

Jelang Final Liga Champions, Allegri Alami Cedera

Untungnya, sebagaimana dikonfirmasi sang manajer, cedera otot yang dia alami tidak terlampau serius, sehingga tidak akan mengganggu nasibnya di final Liga Champions nanti.

Jelang Final Liga Champions, Allegri Alami Cedera

Partai final Liga Champions Eropa akan berlangsung akhir pekan ini, Minggu dinihari WIB (04/06). Nah, jelang partai pamungkas yang berlangsung di Cardiff tersebut, ada kabar yang mencemaskan para tifosi klub terkait dengan cedera. Tapi uniknya, cedera bukan dialami salah seorang pemain Bianconneri, melainkan sang manajer, Massimiliano Allegri.

Sebagaimana diketahui, Juventus tidak lagi memiliki pertandingan untuk dimainkan setelah kemenangan atas Crotone di Giornata pamungkas Serie A Italia akhir pekan kemarin. Jadwal kosong ini dimanfaatkan Bianconneri untuk melakukan sesi latihan Intens, tapi tetap menjaga kebugaran fisik para pemain utama andalannya yang akan bermain di partai final nanti.

Memang, tidak ada kabar cedera yang menimpa salah seorang pemain Bianconneri sejauh ini, namun di lain sisi justru pelatih Massimiliano Allegri yang dikabarkan mengalami cedera. Cedera tersebut menimpa sang Allenatore saat menghadiri acara olahraga bertajuk La Partita del Cuore. Ia meninggalkan lapangan sambil memegangi paha kanan.

Allegri sendiri kemudian membenarkan kabar ini, tapi dia bisa memastikan bahwa cedera tersebut tidak serius, hanya faktor usia saja.

“Apakah ini cuma candaan? Tentu saja tidak, saya sedang bersenang-senang dan kemudian cedera, untungnya hanya otot. Anda bisa berusaha menantang semuanya, kecuali usia!” Kata eks pelatih AC Milan ini kepada reporter.

Allegri sendiri memang merupakan mantan pemain sepakbola, dimana saat masih aktif dulu dia bermain sebagai seorang gelandang, dan pernah membela Pescara, Cagliari, Perugia dan Napoli.

Kejeniusannya dalam meramu taktik adalah salah satu kunci keberhasilan Juventus dalam tiga musim terakhir, yang mencicipi dua partai final Liga Champions Eropa, merengkuh tiga scudetto beruntun dan coppa italia dalam jumlah yang sama.

Donnarumma Sudah Jatuh Cinta dengan AC Milan

Dikatakan Sang Allenatore, bahwa kiper muda Italia itu telah menjelma menjadi salah satu pilar penting AC Milan, namun situasinya saat ini memang berbeda, menyusul kegemilangan Donnarumma yang membuat sejumlah pihak semakin tertarik.

Donnarumma Sudah Jatuh Cinta dengan AC Milan

Pelatih AC milan, Vincenzo Montella, sama sekali tidak mencemaskan situasi kiper andalannya, Gianluigi Donnarumma yang belakangan ini diyakini bakal menimbang opsi hengkang. Eks pelatih Fiorentina yakin, kiper berusia 18 tahun tersebut sudah terlanjur jatuh cinte kepada Rossoneri,

Sebagaimana diketahui, semenjak kemunculannya di tim utama AC Milan pada tahun 2015 lalu, di usia 16 tahun, Donnarumma memang sudah menarik perhatian banyak raksasa Eropa. Sang pemain kemudian tampil gemilang dan menjadi andalan utama Rossoneri sejak tahun 2016 lalu kemudian juga menjadi kiper kedua setelah buffon di Tim Nasional Italia. Pantas saja, dia semakin diminati raksasa-raksasa Eropa.

Para Peminat Donnarumma dipercaya akan mulai bergerak mendekati sang pemain pada kesempatan bursa transfer musim panas tahun ini. Sedangkan, Donnarumma sendiri belum juga menegaskan dimana dia akan berkarir musim depan, bahkan agen transfernya, Mino Raiola, mengungkap bahwa kliennya tetap menimbang segala opsi pada bursa transfer musim panas ini.

Terlepas dari pernyataan sang Agen, Pelatih Milan, Vincenzo Montella, berujar bahwa Donnarumma tidak akan segan bertahan di San Siro, itu karena kecintaanya pada klub.

“Ia adalah anak muda yang jatuh cinta pada Milan, Anda bisa melihatnya sendiri, Setelah itu, ada beberapa situasi yang berbeda. Donnarumma sudah menjadi pemain penting untuk Milan. Sudah pasti, ia merupakan pilar utama tim ini,” ungkap Montella pada Premium Sport.

Sebagai informasi, saat ini Kontrak Donnarumma hanya bertahan sampai Musim panas tahun 2018 mendatang, sehingga tak heran, spekulasi masa depannya kian mengemuka. Untuk mendesaknya, Milan diklaim sempat mengultimatum – mengancam bakal mencadangkan sang kiper musim depan jika tak meneken kontrak segera sebelum tanggal 30 Juni mendatang.

Skuat MU Saat Ini tak Akan Mampu Juarai Liga Champions

Menurut Legenda United, Rio Ferdinand, tidak satupun orang dalam ruang ganti eks klubnya yang merasa yakin bisa memenangi trofi liga Champions Eropa musim depan. Bahkan, dengan melihat bagaimana mereka bermain musim ini, Ferdinand tidak yakin skuat Mourinho cukup kompetitif musim depan.

Skuat MU Saat Ini tak Akan Mampu Juarai Liga Champions

Manchester united musim ini memang berhasil memenangi dua trofi bergengsi, Piala Liga Inggris dan Liga Europa. Tapi, jika berjuang dengan komposisi skuat yang sama pada kampanye musim depan, legenda klub, Rio Ferdinand, tak yakin tim arahan Jose mourinho bisa bersaing ketat dalam perburuan titel liga Champions Eropa.

Setelah gagal finish di empat besar klasemen liga primer inggris, tim besutan jose Mourinho tersebut tetap berhak atas tiket ke ajang liga champions Eropa musim depan berkat keberhasilan mereka menyabet trofi juara liga Europa. Sedangkan di kompetisi domestik sendiri, United memanngi trofi Piala Liga setelah mengalahkan southampton pada partai final.

Pelatih Jose Mourinho sendiri cukup puas dengan performa tim asuhannya musim ini, Ferdinand merasa United butuh perombakan demi bisa menjadi penantang di kompetisi terakbar klub-klub Eropa musim depan, dan ia pun yakin skuat yang ada sekarang juga menyadarinya.

“Saya tidak merasa ada satu orang pun di ruang ganti Manchester United yang akan menyatakan bahwa mereka bisa memenangkan Liga Champions dengan tim yang ada saat ini dan gaya bermain mereka musim ini, Saya sendiri juga tidak yakin.” demikian Ferdinand dikutip dari Sport Review.

Menurut sejumlah media Inggris, Manchester United diyakini akan kembali belanja besar pada kesempatan bursa transfer musim panas tahun ini dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas. Pelatih jose Mourinho sendiri dipercaya telah memberikan daftar pemain yang dia inginkan kepada Chairman klub, Ed Woodward. Dalam daftar tersebut, diyakini nama-nama besar seperti Antoine Griezmann, Aubameyang, Giorgio Chiellini dan bebrapa nama lagi ada di dalamnya.

Michael Carrick Resmi Tambah Kontrak di Manchester United

Sempat ada indikasi bahwa musim ini akan jadi musim terakhir Carrick sebagai pemain Manchester United, namun hal tersebut dipastikan tidak benar. Manajer Jose Mourinho sendiri turut senang dengan perpanjangan kontrak anyar ini.

Michael Carrick Resmi Tambah Kontrak di Manchester United

Gelandang gaek inggris, Michael Carrick resmi menambah kontraknya di Manchester united untuk satu tahun ke depan. Artinya, pemain berusia 35 tahun tersebut bakal menjalani musim ke-12 sebagai pemain Setan Merah sejak didatangkan klub pada tahun 2005 silam.

Sebenarnya, Michael Carrick ini memiliki nasib yang kurang lebih sama dengan wayne Rooney yang jarang bermain sejak musim 2016/17 ini bergulir. Akan tetapi, setelah pergantian tahun, Carrick mulai mendapatkan jatahnya bermain secara reguler. Pemain Inggris ini juga turut berperan besar atas sukses United dalam memenangkan dua trofi, Piala Liga dan Liga Europa musim ini.

Awalnya, musim ini dipercaya menjadi musim terakhir Carrick sebagai pemain Manchester United, sebagaimana klub telah mempersiapkan laga testimonial untuk sang legenda pada tanggal 4 juni mendatang. Namun, ternyata kabar tersebut dipastikan tidak benar, mengingat pihak Manchester united telah menambah kontrak sang pemain untuk satu tahun ke depan.

Setelah resmi membubuhkan tanda tangan dalam kontrak barunya, Carrick sendiri mengaku sangat senang, dan dia tak sabar untuk menjalani partai testimonialnya pada 4 Juni mendatang.

“Saya sangat senang karena petulangan saya bersama klub ini terus berlanjut. Fokus saya saat ini adalah menjalani laga testimonial saya pada Minggu pekan depan. Ini akan menjadi momen membanggakan bagi saya dan keluarga saya. Sebuah laga sempurna untuk mengakhiri musim yang hebat ini,” kata Carrick selepas menandatangani kontrak baru, Sabtu (27/5).

Tak Hanya Carrick, pelatih jose Mourinho juga mengaku senang atas kontrak baru gelandang kondang tersebut.

“Saya menikmati bekerja sama dengan Michael dalam semusim ini. Dia bukan hanya pesepakbola top, tetapi juga pribadi fantastis yang menjadi teladan bagi para pemain muda di tim ini,” kata Mourinho.

Lucas Biglia Bicara Soal Masa Depannya di Lazio

Sang Kapten mengaku sedikit kebingungan soal masa depannya, apakah dia akan bertahan di Ibu Kota atau memilih berlabuh ke klub lain. Tapi yang jelas, gelandang Internasional Argentina ini mengakui bahwa pembicaraan mengenai masa depan dan kontrak barunya akan segera dilakukan.

Lucas Biglia Bicara Soal Masa Depannya di Lazio

Lazio mendapatkan isyarat untuk menyematkan kenaikan gaji dalam kontrak baru kapten andalan mereka, Lucas Biglia. Pasalnya, dalam pernyataan terbarunya menyoal masa depan, gelandang Internasional Argentina ini mengaku masih belum mengambil keputusan, apakah dia akan bertahan atau mencoba tantangan baru bersama klub lain.

Gelandang kelahiran Argentina berusia 31 tahun itu memang beberapa kali dispekulasikan hendak meninggalkan klub ibu kota, demi merasaka pengalaman baru. Sedangkan saat ini, kontraknya hanya tersisa satu musim lagi, jadi wajar jika spekulasi tersebut semakin mengemukan di media-media Italia.

Beberapa klub dipercaya akan berusaha mendapatkan servis sang pemain, dan beberapa diantaranya adalah klub Liga Primer inggris, termasuk Chelsea. Pelatih Antonio Conte dianggap memang tertarik dengan jasa pemain berusia 31 tahun itu sejak masih menangani Juventus. Tapi, ketika Conte masih bekerja di Turin, tidak ada kesempatan bagi Bianconneri untuk mewujudkan transfer ini.

Sehingga tak heran jika dia kemudian dikaitkan dengan Chelsea seiring dengan Conte yang bekerja sebagai pelatih kampiun liga primer Inggris tersebut. Belum lagi melihat fakta bahwa Biglia hanya memiliki sisa satu tahun dalam kontraknya sekarang ini bersama Lazio.

Biglia sendiri mengatakan bahwa kontrak baru baru akan diperbincangkan dengan pihak klub begitu kampanye musim 2016/17 ini benar-benar telah berakhir.

“Saya pun bingung, apakah akan bertahan di Lazio atau hengkang, Saya tidak akan terburu-buru. Sebagaimana saya dan Lazio akan membicarakan kontrak baru ketika musim ini sudah selesai,” Demikian ujar gelandang berusia 31 tahun tersebut kepada jurnalis

Pablo Zabaleta Resmi gabung West Ham United

Bek kanan asal Argentina itu mengaku sangat bahagia karena The Hammers telah mengizinkan dirinya untuk tetap bermain di ajang Liga primer Inggris. Diakui juga oleh Zabaleta bahwa karirnya di Manchester City benar-benar telah berakhir, namun dia tetap bangga.

Pablo Zabaleta Resmi gabung West Ham United

Tidak butuh waktu lama bagi Pablo Zabaleta untuk menyandang status sebagai ‘pengangguran’ , hanya beberapa hari saja berselang usai mengakhiri statusnya sebagai pemain Manchester City, pemain Internasional Argentina tersebut sudah mendapatkan klub baru. Ya, pemain berusia 32 tahun tersebut baru saja resmi bergabung dengan West Ham united.

Sebagaimana diketahui, Zabaleta memang telah mengambil keputusan penting dalam karirnya saat dikonfirmasi akan meninggalkan Manchester city beberapa hari yang lalu, tepatnya pada partai terakhir Liga primer yang dimainkan Citizen arahan Pep Guardiola. Bek kanan berusia 32 tahun telah memutuskan untuk pergi dari Etihad Stadium, menyudahi perjalanan karirnya selama sembilan tahun sebagai penggawa Citizen.

Seiring dengan keputusan ini, banyak sekali rumor yang beredar di media-media inggris tentang klub tujuan Zabaleta musim depan. Tapi tak lama berselang, Zabaleta akhirnya mengambil keputusan dengan menerima pinangan dari klub london, West Ham United. Ya, sang pemain resmi direkrut oleh The Hammers dengan ikatan kontrak selama dua tahun ke depan.

Zabalet sendiri mnegaku senang atas tercapainya kesepakatan ini dan berharap bisa banyak membantu West Ham United musim depan.

“Saya berharap saya bisa memberikan momen-momen bagus. Saya ingin menikmati karier di klub baru ini. Terkadang tantangan baru dibutuhkan bagi seorang pemain. Saya merasa karier saya di City telah selesai. Sembilan tahun yang fanstastis, brilian. Sebagai pemain, saya juga ingin tetap bermain di Liga Primer dan saya siap untuk melakukannya,” kata bek kanan asal Argentina itu.

Zabaleta hanyalah satu dari lima pemain yang dipastikan pergi dari Etihad pada musim panas ini, empat yang lainnya adalah Bacary Sagna, Jesus Navas, Willy Caballero, dan Gael Clichy.